Monday, August 29, 2016

Ingin Menginap Di Hotel Harris Malang

Saat ini, usia pernikahan saya dan suami sudah sewindu lebih, tapi alhamdulillah belum pernah merasakan yang namanya liburan jauh dan menginap di Hotel. Padahal dulu kami sempat punya keinginan bulan madu ke Bali, tapi karena satu dan lain hal, belum kesampaian juga hingga saat ini.

Ach, jangankan ke Bali. Ke Telaga Sarangan yang tempatnya masih terjangkau dari tempat kami saja tidak pernah apalagi ke Bali?. Alasannya sich karena Alfi masih balita, kayaknya bakalan ribet kalau jalan-jalan bawa Alfi. Mau ninggal Alfi dan merasakan liburan romantis hanya berdua saja? Pingin, tapi kami belum tega ninggal anak untuk menginap. Lha wong ninggal pergi ke Nganjuk atau ke Trenggalek aja pikiran di rumah terus, gimana kalau ditinggal menginap?. Pasti malemnya tidak bisa tidur, atau bisa jadi minta pulang malam itu juga. :)

Wednesday, August 24, 2016

Perlukah Memasukkan Anak Ke PAUD?

Perlukah memasukkan anak ke PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sebelum TK (Taman Kanak-Kanak)?. Ada sebagian orang tua, yang menjawab tidak perlu dan menganggap memasukkan anak ke PAUD itu buang-buang waktu. Selain itu juga bisa membuat anak bosan sekolah ketika sudah masuk usia sekolah.

Bagi saya yang punya anak pemalu dan kurang percaya diri, merasa sangat perlu memasukkan anak ke PAUD terlebih dulu sebelum masuk TK. Sehingga saya pernah memasukkan Alfi ke PAUD waktu usianya masih 2,5 tahun tanpa memperhatikan kesiapan mentalnya. Saya berpikir, kalau anak lain bisa, anak saya juga pasti bisa.

Saturday, August 6, 2016

Alfamart Raih Rekor Muri, Pembagian Perlengkapan Sekolah

Saat ini, uang receh pecahan 100/200 rupiah sepertinya sudah tidak ada harganya lagi. Banyak orang yang tidak mau menerima kalau dikasih kembalian uang receh. Ada yang minta permen, penyedap rasa, ada juga yang merelakan begitu saja.

Ini yang membuat uang receh di toko saya menumpuk banyak. Bagaimana tidak menumpuk,  kalau masih ada sebagian orang yang membeli sesuatu pakai uang receh, tapi banyak orang yang tidak mau menerima kembalian uang receh. Kalau emak saya sich dengan telaten menggandeng uang receh tersebut pakai isolasi, yang 100an menjadi 500, yang 200an menjadi 1000.  Kalau di gandeng begitu kebanyakan orang mau menerima.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...