Monday, January 9, 2017

Tempat Wisata Yang Wajib Dikunjungi di Beijing China

Dulu, ketika saya bekerja di Hong Kong, pemerintah Hong Kong menetapkan peraturan bagi tenaga kerja asing termasuk dari Indonesia, wajib pulang ke negaranya setelah finish 2 tahun. Tapi peraturan tersebut menuai protes banyak tenaga kerja asing, sehingga pemerintah Hong Kong memberi kemudahan. Boleh tidak pulang, tapi setiap tahun wajib keluar dari Hong Kong, bisa ke Macau atau China untuk cop visa aja. Dan saya juga harus melakukan hal itu karena di kontrak terakhir, 3 1/2 tahun  saya tidak pulang Indonesia.

Monday, December 26, 2016

Menjadi Ibu Rumah Tangga Dan Bloger

Dulu, waktu saya jadi TKW (Tenaga Kerja Wanita) di Hong Kong dan bisa rajin ngeblog, ada yang bilang "Wah salut sama mbak Tarry, jadi TKW tapi bisa ngeblog". Maklum kalau ada yang bilang seperti itu, karena jadi TKW itu ikut orang asing, kadang pekerjaannya segambreng, kadang tidak bisa pegang gadget, dan lain sebagainya. 

Tapi alhamdulillah, majikan terakhir saya orangnya sangat baik. Diberi ijin pegang HP, cuma jaga nenek 1, kerjaan ringan, bisa menggunakan laptop, dan biaya internet unlimited murah. Jadi wajar kalau saya bisa rajin ngeblog. Selain ngeblog, saya juga suka baca-baca situs lain seperti sindonews.com untuk mengetahui berita terkini dan terbaru Sindonews. Jadi meskipun bagaikan burung dalam sangkar emas, tapi saya tetap bisa mengetahui apa yang terjadi di dunia luar sana.


Tuesday, December 20, 2016

Cerita Baik Bersama JNE

Hampir 4 tahun lalu, saat Alfi baru berumur 40 hari, tiba-tiba luka bekas operasi caesar saya keluar nanah. Padahal saat kontrol seminggu pasca operasi, dokter menyatakan luka operasi saya bagus dan tidak perlu kontrol lagi. Tentu saja saya dan semua keluarga panik, meskipun perawat mengatakan hal itu biasa terjadi. Kemungkinan, benangnya tidak bisa terserap oleh tubuh sehingga benangnya keluar bersamaan dengan nanah tersebut. Tapi tetap saja saya panik, kalau luka saya infeksi bagaimana? Kalau saya begini bagaimana? Kalau saya begitu bagaimana? Entahlah rasanya campur-campur jadi satu.

Adik ipar yang mendengar curhat sayapun ikutan khawatir. Adek ipar menawarkan untuk membelikan obat China saja. Tapi saya ragu, apa bisa obat China di campur dengan obat dari dokter?. Saya pun menanyakannya ke perawat tentang hal ini saat kontrol ke dua kalinya. Dan kata perawatnya "tidak boleh", karena saya masih dalam perawatan Rumah Sakit. Kalau sampai terjadi apa-apa, pihak Rumah Sakit yang harus tanggung jawab khan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...