Wednesday, August 24, 2016

Perlukah Memasukkan Anak Ke PAUD?

Perlukah memasukkan anak ke PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sebelum TK (Taman Kanak-Kanak)?. Ada sebagian orang tua, yang menjawab tidak perlu dan menganggap memasukkan anak ke PAUD itu buang-buang waktu. Selain itu juga bisa membuat anak bosan sekolah ketika sudah masuk usia sekolah.

Bagi saya yang punya anak pemalu dan kurang percaya diri, merasa sangat perlu memasukkan anak ke PAUD terlebih dulu sebelum masuk TK. Sehingga saya pernah memasukkan Alfi ke PAUD waktu usianya masih 2,5 tahun tanpa memperhatikan kesiapan mentalnya. Saya berpikir, kalau anak lain bisa, anak saya juga pasti bisa.

Saturday, August 6, 2016

Alfamart Raih Rekor Muri, Pembagian Perlengkapan Sekolah

Saat ini, uang receh pecahan 100/200 rupiah sepertinya sudah tidak ada harganya lagi. Banyak orang yang tidak mau menerima kalau dikasih kembalian uang receh. Ada yang minta permen, penyedap rasa, ada juga yang merelakan begitu saja.

Ini yang membuat uang receh di toko saya menumpuk banyak. Bagaimana tidak menumpuk,  kalau masih ada sebagian orang yang membeli sesuatu pakai uang receh, tapi banyak orang yang tidak mau menerima kembalian uang receh. Kalau emak saya sich dengan telaten menggandeng uang receh tersebut pakai isolasi, yang 100an menjadi 500, yang 200an menjadi 1000.  Kalau di gandeng begitu kebanyakan orang mau menerima.

Saturday, July 30, 2016

Cerita Asyik Lebaran - Takbir Keliling Bersama Anak-anak Kampung

Malam menjelang hari raya kemarin, beberapa anak tetangga datang ke rumah. 

"Mbak mau nyewa mobil", katanya. 

"Hah, mau nyewa mobil? Emang punya duit berapa?", tanya saya penasaran sekaligus menggoda mereka.

"70 ribu", jawab mereka serempak.

Rupanya anak-anak mau takbir keliling, tapi kendaraan yang mereka pesan jauh-jauh hari tidak bisa mengantar  karena sopirnya sakit. Terang saja mereka kebingungan, dan meminta pak suami untuk mengantar. Tapi sayangnya pak Suami sudah dapat job mengantar anak kampung lain takbir keliling pakai kereta mini, jadi tidak bisa mengantar.

Tapi mereka merengek dengan wajah memelas, saya tidak tega melihatnya, sehingga saya meminta adek untuk mengantar mereka.  Tapi pak suami kurang setuju, karena adek biasa bawa mobil bagus, ga yakin bisa membawa mobil gerobak butut. Adek sendiri juga ogah-ogahan, takut tidak bisa bawa. "Haaaa, ayolah mas antar kami, ayolah, ayolah", rengek mereka kepada adek.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...