Thursday, October 28, 2010

HAMIL DI LUAR NIKAH

Di Zaman sekarang kalimat " hamil diluar nikah" sudah tak asing lagi terdengar di telinga kita. Padahal dulu, hal itu merupakan sesuatu yang hampir mustahil terjadi. Sangat tabu dan merupakan aib yang sangat besar bagi yang mengalaminya. Sepertinya sudah tak ada lagi mahkota paling berharga pada diri wanita.
Banyak terjadi kasus, Anak masih berseragam sekolah harus berhenti sekolah. Banyak anak di bawah umur terpaksa harus menikah. Banyak janin tak berdosa yang dibuang oleh ibunya sebelum melihat indahnya dunia. Banyak pula bayi terlantar di tempat pembuangan sampah dan tempat lain karena sang ibu tak menginginkan kehadirannya. Dan ada pula anak-anak yang tak tahu pada siapa harus memanggil bapak. Nauzubillah.......

Sepertinya hal itu tidak hanya terjadi pada pasangan berpacaran saja. Mereka yang akan melangsungkan pernikahanpun kadang kala juga begitu. Padahal belum resmi jadi suami istri tapi sudah berbuat layaknya suami istri. Dan akhirnya, saat resepsi perut sudah ada isi. Ada yang mengatakan, hal itu dilakukan sebagai tanda CINTA. Benarkah itu sebagai tanda cinta???? kalau menurut saya itu bukan cinta tapi hanya nafsu semata. Demi mendapatkan kenikmatan sesaat mereka rela melakukan perbuatan bejat. Padahal Kalau memang laki-laki itu benar cinta seharusnya dia akan menjaga mahkota kekasihnya bukan malah merusaknya sebelum tiba waktunya. Tak inginkah mereka menikmati indahnya malam pertama???? Dimana orang yang mereka  cinta sudah menjadi kekasih halalnya??? Entahlah.....

Siapakah yang harus disalahkan???? Apakah kita harus menyalahkan kecanggihan tehnologi yang menyuguhkan pornografi dan pornoaksi???? Mungkin masalahnya bukan itu saja. Kurangnya pegetahuan dan pemahaman tentang agama, pengaruh lingkungan, atau kurangnya perhatian dan pengawasan orang tua kadangkala bisa menjadi penyebab terjadinya masalah ini. Satu keadaan yang sangat memprihatinkan. Harga diri seorang wanita seperti sudah tak ada nilainya. Kadang malah ada yang bangga bisa melakukan hal itu bersama orang yang belum tentu jadi suami atau istrinya. Orang baik-baik malah dikatakan kuno. Aku hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kenyataan ini. Karena masa remajaku hal ini sangat langka terjadi. Hehe

Untuk para wanita..... Mungkin kita  merasa mempunyai banyak kekurangan, tapi tetap pertahankan  mahkota paling berhargamu. Itulah kelebihan yang akan menutupi kekuranganmu. Saat orang lain menghina karena kekuranganmu tapi kamu masih bisa berbangga diri karena mampu menjaga kehormatanmu. Jangan biarkan  laki-laki tak bertanggngjawab merenggutnya. 
Untuk para lelaki...... Mungkin anda akan berkata " wanitalah yang menggoda" Kalau saja wanita tidak begini dan begitu, laki-laki pasti tak akan berbuat macam-macam. Berhentilah menyalahkan wanita, Perkuatlah iman mu kalau tak mau hancur hidupmu. Jagalah kehormatan kekasihmu sampai saatnya tiba....
Kalau sudah terlanjur bagaimana???? Allah maha pengampun...... Segera bertobat, karena kalau kita tidak ada niat untuk memperbaiki diri. Pernikahan kita akan jauh dari SAKINAH, MAWADAH, WAROHMAH. Semua hanya ALLAH yang tahu......  

4 comments:

  1. tolong jangan terlalu menyudutkan kaum laki-laki saja karena itu tidak adil, tak jarang yang mengajak berbuat seperti itu si wanitanya. dan q setuju dengan yang anda tulis. keprawanan sekarang ini bukan lagi menjadi sesuatu yang istimewa lagi denan alasan rasa cinta. setan, bagi orang menggunakan rasa cinta sebagai alasan.

    ReplyDelete
  2. @muchamad
    yg mengajak seperti itu wanitanya? wauwww mau duong... hahaha...
    brengsek juga saya.
    semua sebab selalu saling terkait, dan pada pangkalnya adalah karena pemahaman agama yg sangat minim, serta kontrol/hukum sosial yg juga mulai luntur.
    kalau jaman dulu (th. 80-90an kali ya) ada yg hamil di luar nikah masyarakat memandang mereka dgn nyinyir dan ada sebutan anak haram buat anak yg lahir di luar nikah (tentu maksudnya bukan menyalahkan anaknya). sebutan spt itu bs jadi adalah utk mengingatkan orang tua yg 'berencana' hamil di luar nikah utk ingat akan nasib anaknya yg bakalan dipanggil dgn sebutan yg tdk enak. Tapi ternyata oh ternyata mereka tdk peduli dan 'berbuat' deh. apalagi ada obat2 penggugur kandungan.
    utk itu marilah menghidupkan lagi kontrol social, (cyber control social, maybe?) utk menyebut mereka yg hamil di luar nikah dgn sebutan yg tdk mengenakkan (mis. pezina, tukang entot, etc.) tdk perlu lagi eufemisme utk mereka semacam itu.
    dan parahnya lagi artis yg sekarang menjadi tuntunan bagi masyarakat banyak mengobral dan tdk malu mengobral hal2 semacam itu.

    ReplyDelete
  3. hmm.........
    MBA adalah hal yg tak bernorma yg banyak terjadi dan kadang malah menjadi tren.....
    :P

    ReplyDelete
  4. dikembalikan ke masing masing individu mbk,,
    lingkungan adalah faktor paling utama,
    kekuatan iman pun menjadi tembok tebal bagi para wanita dan lelaki,,

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...