Tuesday, October 12, 2010

I MISS U MY BROTHER

Kau dan aku terlahir dari satu rahim yang sama. Namun mempunyai sifat yang berbeda. Aku yang keras kepala dan suka ngotot, sedangkan kau lebih banyak nerimo nya dan sering mengalah dari aku. Mungkin kita sama2 pinter, tapi kau gunakan otakmu untuk menekuni pelajaran2 di sekolahmu. sedangkan aku lebih memilih memeras otakku untuk mendapatkan duit banyak. Sehingga kau bisa kerja di Indonesia sedangkan aku harus meninggalkan Indonesia demi masa depanku.

Kalau mengenang masa kanak2 kita, aku tersenyum sendiri. Kita yang tak mendapatkan kasih sayang seorang ibu, namun bisa hidup seperti mereka2 yang memiliki keluarga utuh. Bisa menjadi anak yang berbakti dan ga berbuat macem2 seperti anak jaman sekarang. Aku masih ingat saat kau masih kelas 2 SD dan aku kelas 5 SD. Masih terlalu kecil, disaat kita masih membutuhkan yang namanya kasih sayang seorang ibu. Ibu malah pergi meninggalkan kita dan hanya bisa merasakan kasih sayang seorang ayah. Semua demi masa depan kita juga

Dirumah ini...... dulu kita di besarkan. Gelutan, rebutan mainan, rebutan jajan, Bertengkar, Gendong2ngan, Bercengkrama, Bercanda, tertawa, menangis dan masih banyak lagi kenangan2 indah yang tak mungkin bisa kulupakan. Rumah ini selalu ramai dengan kehadiran kita. Tapi kini.... setelah kita dewasa, terpaksa kita harus meninggalkannya. Kau di Jakarta dan Aku di Hong Kong. Hanya ada Ayah, Ibu dan Nenek saja yang ada disana. Sepi tanpa ada canda tawa kita dan tangisan bayi ( anak2 kita tapi belum bikin Heheheehe).

Kapan ya..... kita bisa hidup seperti dulu lagi????? Aku kangen banget dengan masa kanak2 dan remaja kita. Sekarang ini rasanya sulit untuk kita bersama. Pekerjaan telah menyita waktu kita. Jangankan untuk bertatap muka. Untuk ketemu di webcam saja susahnya minta ampun. Padahal kita sama2 punya Laptop tapi waktu ga pernah bisa di ajak kompromi. Tapi Ya sudahlah..... Semua ini demi masa depan kita. Biarlah kita korbankan waktu beberapa tahun untuk berpisah demi masa yang akan datang yang lebih cerah. Ayo.... kita buat Orang Tua yang telah melahirkan dan membesarkan kita bangga punya anak kita. Hehehehhee



4 comments:

  1. Waduhh..koq jadi ngingetin kampung ki.
    jadi pengin muleh ahh...

    ReplyDelete
  2. Ihik. . . Sampean pirang taun ga muleh mas?

    ReplyDelete
  3. hikz..au pengin muleee..huaaaaaaa :(

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...