Friday, May 20, 2011

JADI KULI ITU TIDAK ENAK

Posting kali ini terinspirasi dari catatan teman Facebook ku Wan Pastee Abuedt yang berjudul "HARUSKAH JADI SEORANG ENTREPRENEUR". Jadi teringat waktu lulusan SMEA dulu. Disaat teman-teman yang sekolah di SMU sibuk mau KULIAH dan ada juga yang memilih cari IJABSAH, aku malah memilih kursus MENJAHIT. Padahal aku  lulusan SMEA jurusan AKUNTANSI. Banting setir nich ceritanya. Kalau aku memilih kursus menjahit itu bukan tanpa alasan. Kebetulan Ibuku juga seorang penjahit. Yang ada dalam fikiranku saat itu adalah ingin menjadi penjahit sukses melebihi ibuku. Tak ada sedikitpun niat ingin kerja pada orang atau jadi pegawai negeri. Tapi pingin juga cari modal dan cari pengalaman dulu mumpung masih muda. Sehingga saat sertifikat kursus menjahit keluar akupun coba kerja di sablon. Hampir setahun aku kerja di sablon itu. Tapi ya begitulah namanya juga kerja di Indonesia.

Aku sempat berpikir, kapan aku bisa maju kalau terus begini??? Kapan aku bisa ngumpulin modal puluhan juta kalau gajinya pas-pasan. Pas buat jajan dan hidup sebulan hehe..... Suatu hari, sahabatku yang di Hong Kong kirim kartu lebaran. Ada foto dia yang Dandannya kaya artis Hong Kong. Dari cerita dia yang nampak antusias meskipun hanya lewat tulisan, membuat goyah imanku. Aku yang tadinya angkuh dan punya Motto "sekolah sampai SMEA kok mau jadi pembantu di luar negeri, Sorry lah yau". Mulai mikir-mikir untuk menyusulnya. Kebetulan Bapakku waktu itu bilang "sama-sama ninggal rumahnya mbok sekalian yang jauh duitnya banyak. Wong itu juga buat masa depanmu".  Wah makin bimbang hatiku untuk memutuskan. Mau tetap bertahan dengan gaji pas-pasan atau pergi keluar negeri dengan gaji jutaan???? Kalau akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke Hong Kong itu bukan lah satu cita-cita. Tapi hanya sebagai satu batu loncatan buat cari modal. Dengan proses yang sangat rumit akhirnya aku bisa terbang ko Hong Kong tahun 2003 sampai sekarang. Tak terasa sudah hampir 8 tahun hehe.....

Alhamdulillah setelah jatuh bangun di awal aku datang ke Hong Kong, akhirnya  aku dapat Boss baik dan gaji sesuai standart. Aku dapatkan hak-hakku tapi ada satu hal yang tidak aku dapatkan yaitu kebebasan. Aku bagaikan burung di dalam sangkar emas. Aku dapatkan kenyamanan tapi harus mentaati aturan-aturan yang ditetapkan tanpa bisa terbang bebas kemanapun yang aku inginkan. Dan satu hal yang bagiku sangat menyakitkan adalah hanya diberi waktu 2 minggu untuk sebuah acara sakral "PERNIKAHAN". Dan karena terikat pekerjaan juga, adik semata wayangku tak ada disampingku saat resepsi pernikahanku. 

Dari pengalaman ini, maka makin kuatlah keinginanku untuk mandiri punya usaha sendiri. Karena kerja di bawah telunjuk orang lain itu benar-benar tak enak. Untuk saat ini biarlah aku jalani apa yang sudah di takdirkan untukku. Tapi aku yakin, suatu saat nanti aku harus bisa ganti posisi. Tidak lagi jadi bawahan yang harus melaksanakan perintah atasan.  Tapi aku harus bisa jadi atasan yang punya banyak karyawan. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini selama kita mau berusaha dan berdo'a dan serahkan segalanya pada ALLAH swt. ^_^
Amiiiiin.

~Terima kasih Ya Allah masih memberiku kesehatan dan kekuatan untuk tetap bertahan meskipun banyak rintangan
~Terima kasih suamiku yang selalu ada untukku dan mau kerjasama mewujudkan impianku
~Terima kasih untuk Orang tua dan mertua yang selalu memberi support buat kami
~Terima kasih juga buat adikku karena kesuksesanmu telah menjadi cambuk buatku untuk maju dan tak mau kalah darimu (persaingan sehat tentunya)
~Terima kasih juga buat semua teman-temanku. Darimu aku jadi banyak tahu tentang kehidupan ^_^

8 comments:

  1. berkunjung yu...mbayu ^-^.
    selagi masih hidup, memang masih banyak kemungkinan untuk berubah dalam segala hal.
    masalah prinsip pun bisa, tetapi mungkin yg tetap harus dipegang adalah kaidah-kaidah yg berkaitan dengan aqidah, moralitas. Kalau hal ini tetap dipegang dan malah harus menjadi dasar dalam berusaha mencari jalan keluar dari setiap masalah.

    salut mbayu, dengan punya keinginan atau cita seperti itu...secara tidak langsung nanti akan berpengaruh pada orang-orang di sekitar kita.

    salam...

    ReplyDelete
  2. Semoga jerih payah perjuangannya dapat mencapai yang dicita-citakan, amin.
    Salam selalu

    ReplyDelete
  3. @Aryadevi sudut kelas___trimakasih kunjungannya ^_^. N trima ksh sdh mengingatkan mslh aqidah. Hal itu memang pntng agar jd seorang yg sukses tp bermoral dan tetap berjalan pada jalur2 yg di ridhoi Allah. Sukses sll amiiin
    Salam. . . .

    @ThanJawa Arif___amiiin. Trimakasih support nya kawan. Sukses untk kita semua ^_^
    Salam. . . .

    ReplyDelete
  4. salam sahabat
    maaf telat dan sudah saya follow
    membaca artikelnya sungguh luar biasa ini membutuhkan pengorbanan disaat tekanan bathin mengalami sebuah goncanngan semoga kita mampu mengahadapinya dan semoga sukses ya sis

    ReplyDelete
  5. Amiiiiin
    MaKasih mbak Dhana....
    Demi sebuah Impian dan harapan semua kulakukan hehe
    Salam.....

    ReplyDelete
  6. wah semangatmu tinggi sekali, aku yakin klo kita tdk selamanya berada dibawah asalkan didasari niat, doa dan berusaha tanpa nyerah. Semoga berhasil

    ReplyDelete
  7. Kak Zein@ hehehe ya hrs semangat donk, udah di belani ke negeri china juga ms ga semangat ya rugi hehehe
    Makasih kunjungannya :)

    ReplyDelete
  8. Benar-benar terharu dan salut.. perjalanan hidup yang panjang dan hanya dengan keinginan untuk maju dan semangat yang kuat serta izin dari Tuhan lah maka kita akan mendapat kan kesuksesan yang hakiki.

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...