Tuesday, August 2, 2011

Pahlawan Devisa Atau Duta Pariwisata????

Kalau ngomongin Pahlawan, biasanya identik dengan perjuangan rakyat Indonesia sebelum hari kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Tapi untuk saat ini, sepertinya gelar Pahlawan tidak hanya diberikan untuk pejuang kemerdekaan saja. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berjuang di luar negeripun juga bisa, yaitu sebagai PAHLAWAN DEVISA NEGARA. Dimana keberadaannya yang tersebar di seluruh belahan dunia telah mampu menyumbangkan Devisa triliyunan rupiah setiap bulannya. Sadar tak sadar, keberadaan TKI di luar negeri telah mampu memperbaiki ekonomi keluarga pada khususnya dan ekonomi bangsa Indonesia pada umumnya. Tapi kadang-kadang perjuangan para TKI terlupakan dan hanya dijadikan mesin ATM bagi keluarga dan negara tanpa melindungi hak-haknya.

Eh,  tulisan saya diatas menjurus ke SARA apa tidak ya??? xixixi. Disini saya tidak akan membahas tentang politik maupun ekonomi negara. "Lha wong mikirin diri sendiri saja sudah repot kok mikirin negara". Itulah yang selalu ada dalam pikiran saya ketika ada unjuk rasa, unjuk gigi, dan unjuk-unjuk yang lain alias DEMO dikumandangkan hampir setiap minggu. Dan disaat teman-teman lain cari objek sampingan untuk menghasilkan uang, saya tetap mensyukuri gaji saya setiap bulan tanpa cari tambahan. Hehehe


Kalau tentang Pahlawan Kemerdekaan sepertinya sudah banyak yang tahu dan lebih tahu dari saya. Karena  profesi saya sebagai TKW di Hong Kong, jadi yang akan saya tulis juga tak jauh dengan perjuangan TKI di luar negeri. Oke...... langsung ke tema yach......

Selama ini saya sering melihat teman-teman yang berubah penampilan setelah beberapa waktu datang ke luar negeri. Yang tadinya anak kampung lugu jadi terseret oleh budaya luar negeri. Seperti pakai bikini di unggah ke Facebook, terjerumus ke dunia lesbi, pakai baju mirip artis hollywood dan masih banyak lagi ulah mereka yang tak ingin di bilang anak kampung tapi malah bersikap kampungan (kalau menurut saya) xixixi. Itu hanya sebagian kecil saja pemirsa...... Karena masih banyak yang mampu mempertahankan budaya orang ketimuran yang sopan. hehehe

Bahkan banyak TKI yang ingin memperkenalkan budaya Indonesia ke negara tempat mereka bekerja sebagai wujud kecintaan TKI pada bangsa Indonesia. Berbagai macam organisasi didirikan untuk mempertahankan budaya bangsa yang saat ini sudah mulai memudar pamornya. Seperti di Korea yang punya paguyuban "BUMI REOG". Sedikit cuplikannya bisa anda lihat Di sini. Yang di Hong Kong dan Amerika juga ga mau kalah. Berikut ini beberapa gambar yang berhasil saya dapat tentang kegiatan TKI dalam rangka memperkenalkan budaya bangsa ke manca negara.

  Memperkenalkan budaya Indonesia melalui "Hong Kong Flowers Show". Setiap tahun pasti ikut partisipasi, dengan tema yang berbeda. Tahun ini mengambil tema "Keraton Yogyakarta". Kalah atau menang tidak masalah yang penting ikut andil hehe.

 Salah satu Organisasi di Hong Kong yang memperkenalkan budaya bangsa melalui tari tradisional

 Memperkenalkan makanan Indonesia, bahkan saya pernah melihat di TV siaran khusus tentang kuliner di Indonesia. Bintang tamunya juga TKW (dulunya) yang nikah dengan orang Hong Kong.

 Kalau yang ini Reog Ponorogo nyasar di Amerika. 
Yang personilnya juga para TKI sendiri. Untuk melihat foto yang lain silahkan klik di sini.

Akhirnya dengan segala keterbatasan saya,  hanya mampu mempersembahkan tulisan ini untuk sahabat semua. Saya yakin, di setiap negara tempat TKI berada seperti Taiwan, Jepang, Malaysia dll kreatifitas mereka pasti menarik perhatian warga setempat. Mungkin, mereka hanya sekedar kumpul-kumpul dengan teman yang memiliki hobby sama, mengadakan kompetisi antar  organisasi atau panggung hiburan. Yang tanpa mereka sadari, ini adalah wujud kepedulian kita terhadap budaya bangsa. Dan mau tak mau pasti bisa menarik wisatawan untuk datang ke Indonesia. Weleh kaya duta pariwisata saja. hehe

Usul untuk pemerintah Indonesia, tingkatkan keamanan dan kenyamanan bangsa Indonesia. Karena banyaknya kerusuhan dan bencana alam di Indonesia juga mempengaruhi minat wisatawan untuk datang ke Indonesia. Seperti halnya majikan saya waktu saya tawari untuk tour ke Indonesia. Jawabnya "Indonesia banyak bom dan bencana, aku takut kesana". Nach lho..... salah siapa???? Jangan cari siapa yang salah. Tapi ayo....cari solusi untuk mengatasi masalah. Majulah Indonesiaku..... Apapun keadaanmu..... Kau tetap Indonesiaku.....

Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan Cermin Blogger Bakti Pertiwi yang diselenggarakan oleh Trio kwek kwek. Mbak Nia, Mbak Lidya, dan Pakde Cholik. Yang ingin partisipasi silahkan datang Ke sini. Waktu terbatas lho, Buruan daftar. 

Sponsored By :
http://www.kios108.com/


44 comments:

  1. kalau jauh dari kampung orang indonesia cenderung lebih kompak y mbak, salut buat tenaga kerja indonesia di luar negeri, bekerja dengan ikhlas mempromosikan bumi pertiwi

    salam dari malang

    ReplyDelete
  2. semangat mbak, kita satu darah satu jiwa dalam wadah NKRI..

    Merdekaaaaaa... !!!

    ReplyDelete
  3. Pemain Kampoeng@ yach namanya jauh dr keluarga. Kalo ga kompak bs berabe hehe. Salam dr hk

    Mabruri@ yup, bhineka tnggl ika ya' hehe

    ReplyDelete
  4. wah ternyata stigma tentang kerusuhan dan bom masih melekat ya Mbak.
    Tapi memang benar bahwa perlu upaya yang lebih dari banyak pihak untuk menunjukkan bahwa bangasa Indonesia adalah bangsa yang berbudaya dan beradab.

    ReplyDelete
  5. Pak ies@ lha setiap ada bencana dan kerusuhan beritanya lsng sampai sini. Tp saya sll menjelaskan kalo indo itu luas. Ada bencana ga kdng ga ngaruh. Dan insyaallah majikan saya tertarik hehe

    ReplyDelete
  6. wah, sampai ada yg jadi lesbi? alamak...emang kalo pas merantau, harus bisa jaga diri ya...terutama moral kita...

    ReplyDelete
  7. Wah ... Indonesia! Kobarkan semangatmu ... Subhanallah dah pokoknya ... Setidaknya stigma tentang terorisme bisa ter kikis sedikit2 lewat budaya kita yang elok ini

    ReplyDelete
  8. Mbak fanny@ apa aja ada mbak, trgntng bgmn kita menyikapi keadaan hehe

    Fahrizal@ kdng heran, kami yg diluar negeri semangat n kompak tp yg di indonesia malah ga karuan hehe. Pokoknya tetep smngt

    ReplyDelete
  9. Terimakasih atas partisipasinya di Kontes CBPP
    Artikel sudah dicatat sebagai Peserta
    Salam hangat dari Jakarta

    ReplyDelete
  10. Karena berada di luar negeri umumnya pola berubah karena menjadi kaum minor... akhirnya bisa menjadi kompak dan kekeluargaan yang tinggi. Salut dengan tugas sampingan sebagai Duta Wisata.

    ReplyDelete
  11. aduh,, aq malah ngeliat makanannya saja.. hahah.. Mmmmm.. *puasa.com

    ReplyDelete
  12. Kreatif...
    Kayaknya mesti bgtu Mba mempromosikan budaya Indonesia di luar negeri...
    Asyik jugaaa... :)

    Tpi, itunya lho...
    Keamanannya...
    Iya. Kita semua mesti cari solusi yg terbaik...
    Kira2 apa ya???
    *balik nanya nih ningningnya... Ckckckck...

    ReplyDelete
  13. Mbak nia@ trimakasih sdh di terima hehe

    Blog keluarga@ jd duta wisata tapi tdk sengaja hehe

    Mas Aris@ haha dosa euy

    Ningsyafitri@ km nanya aq lha trs aq nanya sapa? Xixixi
    Itu mereka2 bkn saya xixixi

    ReplyDelete
  14. Mbak, di akhir artikel tolong ditambahkan sponsornya yachh....bisa dilihat di artikel pengantar. Maaf kemerin kelupaan heheh...

    ReplyDelete
  15. Kalau begitu perannya dua, sebagai penghasil devisa juga sebagai duta pariwisata. :)

    ReplyDelete
  16. boleh juga gan disebut demikian
    di negara ini sulit cari kerja

    ReplyDelete
  17. Mbak Nia@ siap laksanakan, trimakasih

    Kira@ yup, maju terus pantang mundur xixixi

    Febriasop@ 2 in 1 berati yach hehe

    Obat Sakit@ Betul, jalan alternatif dengan jd TKI hehehe

    ReplyDelete
  18. WNI yg berada di negara orang, biasanya lebih mempunyai jiwa kebangsaan dan persatuannya....bukan begitu mba Kit?...
    salam dan salut untuk mereka atau teman-teman diluar negeri sana....bisa menjadi tameng filter informatif yang dapat menjelaskan secara proporsional tentang negerinya ^_^

    ReplyDelete
  19. Tiada yg Bisa Ayas sampaikan selain Tersenyum & Tepuk Tangan aja...
    Plok...Plok...PLok....
    Bangga & Salut buat TKI diLuar Negeri yg msh mempunyai Semangad NKRI yg Luar Biasa untuk menjaga Nama Baik Bangsa Indonesia!!

    ReplyDelete
  20. Mas Aryadevi@ yup betul sekali, kdng masa bodoh dngn keadaan negri. Yg pntng semangat juangnya tinggi hehe

    Mas Bagi Bagio@ Hidup boleh di negara orang tp jiwa tetap bangsa Indonesia hehe

    Mas Baha@ Mending jadi pahlawan yg terlupakan drpd pahlawan kesiangan xixixi
    sepertinya lbh susah mempertahankan hehehe.

    Cikal ananda@ terimakasih hehe

    ReplyDelete
  21. Salam hormat untuk para "pahlawan" di luar negeri =)

    ReplyDelete
  22. sukses kontesnya mbak tarry :D hehehe biar jauh dari kampung halaman tetep cintaaa yaa :D hehe

    ReplyDelete
  23. indonesia memang dangerously beautiful

    ReplyDelete
  24. Keven@ walah pake hormat grak ga? Xixixi.
    Makasih yach

    Lufyii@ kalo ga cinta ntar ga blh pulkam piye lho hehe. Makasih ya'

    Deewahjoedi@ lho kok ada dangerousnya? Beautiful ae lah hehe

    ReplyDelete
  25. Salut kpd para TKI yg turut andil dlm mempromosikan pariwisata Indonesia.. Dan yg penting jg adalah selalu menjaga nama baik bangsa di mata dunia ya.. Suatu tugas yg gak mudah...
    Selamat tugas, Mbak Tarry... ^_^

    ReplyDelete
  26. Terimakasih Mbak..artikel sudah lengkap......siap untuk dinilai oleh dewan juri.

    ReplyDelete
  27. ass
    benar harus jaga diri dimanapun berada
    apalagi lain negara
    marhaban ya ramdhan
    selamat berpuasa

    ReplyDelete
  28. wah, trnyta TKI tu kompak mmpromosikn sgla kbudayaan n kekayaan negara ya sist?
    sip, keren2.
    smngat para TKI, sya mndukung n mndoakn Anda smua.
    seksez!!!

    ReplyDelete
  29. Artikelnya yg diikutkan lomba bagus banget... lengkap dg foto2 penunjangnya. Semoga menang ya...

    BTW, aku gak tahu tuh warung di Pasar Njoyo itu.

    ReplyDelete
  30. wahhh,kerennn mbak cceritanya..
    foto2nya juga keren..
    semoga sukses di pagelaran ini ya mbak...

    ReplyDelete
  31. Mbak lyliana@ tugas berat, dimana kalo sukses srng dilupakan, tp kalo gagal dpt hinaan hehe

    Zone@ 22nya oye ya? Xixixi

    K3@ memang kudu kompak dm menjaga nama baek negara hehe

    Mbak nia@ makasih mbakagal dpt hinaan hehe

    Zone@ 22nya oye ya? Xixixi

    K3@ memang kudu kompak dm menjaga nama baek negara hehe

    Mbak nia@ makasih mbak

    ReplyDelete
  32. Mas deny@ salam damai selalu, meskipun ga dipedulikan pemerintah tp tetap bersatu xixixi

    Mbak reny@ makasih dukungannya mbak
    Skrng warungnya sudah dijual hehe

    Apikecil@ makasih dukungannya ya. . . . Hehe

    Nura@ makasih mbak,
    Met berpuasa jg ya. . . .

    ReplyDelete
  33. maju terus TKI kita...more creative dan sukses

    ReplyDelete
  34. apapun profesinya dan kerja dimana, tetep cinta Indonesia ya Mbak ..

    ReplyDelete
  35. Dykta n bu Dey@ trimakasih dukungannya, se x merdeka tetap merdeka ya' xixixi tetap merdeka ya' xixixi

    ReplyDelete
  36. TKI emang top abis yaaaaa
    meskipun di negara orang, tetep inget sama Indonesia
    dan tetep mempromosikan indonesia
    hebaaaaaaaat

    ReplyDelete
  37. kapan ya Dija bisa ke hongkong....

    ReplyDelete
  38. semoga semakin menambah daya tarik indonesia di mata dunia luar...

    ReplyDelete
  39. Memang benar apa yg mba tulis di awal2 alinea,ada segelintir TKW yg tidak segan2 merubah penampilan nya ala artis Hollywood bahkan fto2 nya bnyk beredar di beranda facebook ku.
    Sangat di sayang kan sekali ya..

    ReplyDelete
  40. Mbak elsa n baby dija@hayuuk maen kesini. . . .liat TKI xixixi

    Mbak Ami@ hehe nyaut pny orang tp ada yg koleksi pribadi

    Puteri@ makasih dukungannya sista

    Mas adi@ iya, kdng saya malu sendiri liat action mereka hehe

    ReplyDelete
  41. bener2 suasananya kayak di indonesia.

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...