Tuesday, April 26, 2016

Merayakan Ulang Tahun Di Atas Jembatan Penyeberangan

Sewaktu saya masih kecil, hari ulang tahun bukanlah hari yang istimewa bagi keluarga kami. Tidak ada kue ulang tahun, nasi kuning, ucapan apalagi kado dari orang tua maupun keluarga yang lain. Sampai akhirnya usia saya menginjak 17 tahun, saat itulah untuk pertama kalinya saya tiup lilin, potong kue dan dapat kado banyak dari beberapa teman SD, SMP dan teman sekelas saya di SMEA.

Bisa dibilang ulang tahun 17 adalah ulang tahun paling rame seru, lucu, dan haru biru karena banyak kejutan dan juga perhatian  dari teman-teman pramuka dan Pecinta Alam.



Setelah saya bisa cari duit dollar Hong Kong, setiap tahun saya merayakan hari kelahiran saya dengan sangat sederhana. Cukup dengan mentraktir makan beberapa teman dan sesekali beli kue kalau dompet lagi tebal. Makannya dimana? Ya tergantung dengan isi dompet dan cuaca.

Karena saya lahir di bulan juni, pas di Hong Kong lagi sering-seringnya diguyur hujan, jadi sebelum libur harus lihat prakiraan cuaca di TV. Kalau prakiraan cuaca lagi cerah, maka saya lebih suka beli satu paket jumbo KFC dan makan-makan lesehan di lapangan Victoria Park . Selain irit, waktunya juga lebih panjang karena ga bakalan ada pengunjung lain yang nungguin.

Maklum kalau hari minggu hampir semua TKW tumplek blek jadi satu di Causeway Bay. Sehingga semua tempat makan maupun supermarket di sekitar Causeway bay itu ramenya kebangetan sampai harus antri-antri. Pesan makanan antri, cari duduknya juga antri, kalau sudah dapat makanan, makannya harus cepat-cepat karena banyak yang antri. Ribet khan?.

Pernah sekali, (kalau tidak salah) ulang tahun ke 27, saya ingin mentraktir makan beberapa teman di Warung Malang. Warung Malang di Hong Kong sedia aneka menu Indonesia, masakannya enak dan harganya lumayan bikin kantong bolong. Tapi tetap aja banyak peminatnya. Jadi saya datang lebih dulu cari tempat, biar teman-teman yang lain tidak perlu ikutan antri.

Makan ikan lalap di warung Malang Hong Kong.
Waktu itu sengaja menyisihkan rejeki lebih banyak sehingga bisa traktir makan teman di Warung Malang. Dan biar lebih keren, saya juga beli kue ulang tahun di toko roti dekat rumah seharga HK $70an sudah bisa request nama. Harga segitu termasuk murah meriah karena di toko roti ternama harganya bisa 2x lipat. Tapi tahu sendiri, kalau harga menentukan rasa. :).

Pinginnya sich pada saat makan di Warung Malang sekalian foto-foto narsis bareng kue ulang tahun setelah itu makan kue. Tapi ternyata, semua pada bilang kekenyangan, "nanti aja makannya kue, di lapangan", begitu kata mereka. Ya sudah, akhirnya si kue tetap tersimpan rapi ditempatnya tanpa sempat foto-foto bersamanya.

Setelah semua makanan ludes, dan sudah banyak yang antri, akhirnya kami pergi meninggalkan Warung Malang. Begitu keluar apartemen, alhamdulillah di luar hujan. Yes, ga bisa lesehan di lapangan. "Lha terus gimana donk? Masa aku harus nenteng kue ngalor ngidul?", protes saya waktu itu.

"Ya sudah kita berteduh di jembatan aja", usul salah satu teman. Kemudian kami menuju jembatan penyeberangan yang setiap hari libur berubah fungsi jadi tempat nongkrong para TKW. Kalau hujan, jembatan mendadak jadi lebih padat penghuninya sehingga kami kesulitan untuk mendapatkan tempat yang nyaman.

Akhirnya kami memutuskan untuk buka lapak di bagian tangganya, dengan beralaskan tikar plastik. Biar kata kita nongkrong di atas jembatan penyeberangan, tapi berasa sedang duduk-duduk di lobby hotel Regal Causeway Bay. *Emang kebetulan jembatan penyeberangannya di sebelah hotel Regal*. :).

Setelah ngobrol-ngobrol dan beberapa temannya teman saya datang, acara makan kue pun segera di mulai. Pelan-pelan saya buka kardusnya dan ahaaaa kue nya leleh karena terlalu lama di luar kulkas dengan suhu udara yang super panas. Melihat kue yang leleh, agak kecewa sich tapi tak apa, tetap dimakan dengan lahap dan habis kok meskipun rasanya sudah agak-agak lembek gimana gitu. *bukan rakus tapi emang sudah laper (lagi) karena memang sudah lewat jam makan siang*.
Kue yang leleh dan sudah berubah rasa. *Dulu sebelum jadi blogger nama pena saya Tania Kitty Holic*
Potong kue tetap dilakukakn meskipun sedang berada di atas jembatan penyeberangan.
Waktu itu kami semua sempat ngakak, karena habis makan di warung Malang kok ganti makan kue leleh diatas jembatan. "Turun pangkat", kata salah satu teman saya. Tapi di manapun tempatnya dan apapun makanannya, asal memiliki sahabat yang selalu ada disaat jauh dari keluarga itu sesuatu banget. Dan alhamdulillah, meskipun sekarang kami berjauhan, ada yang masih di Hong Kong, ada juga yang sudah di Indonesia, tapi komunikasi masih tetap berjalan.
Narsis duluuuu
Itulah sepenggal cerita ulang tahun saya yang saya sendiri tidak tahu masuk kategori lucu atau bahagia atau menyedihkan. Mungkin menyedihkan, karena tempatnya di atas jembatan.

Ya sudah apapun kategorinya, yang penting saya ikut meramaikan acara Ulang Tahunnya Warung Blogger. Komunitas Blogger pertama yang saya ikuti dan usianya hampir sama dengan pensiunnya saya jadi TKW yaitu 5 tahun.

Semoga ke depannya Warung Blogger makin keren, makin kreatif, pokoknya makin lebih baik dalam segala hal dech. Selamat Ulang Tahun Warung Blogger.....

Kompetisi Blog 5 Tahun Warung Blogger

16 comments:

  1. Mba itu strawberrynya menggoda banget deh hahaha salfok :p
    Tp setuju mba ketika jauh dr keluarga apapun yg dilakukan brg sahabat pasti seru tmsuk narsis di kolong jembatan kyk mba dkk hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, disana jembatan jadi tempat favorit disaat panas maupun hujan pokoknya :)

      Delete
  2. aku baru tau kalau dulu nama penanya Tania mbak

    ReplyDelete
  3. ceritanya seru Mba Tarry :)
    walau udah meleleh, kuenya tetap cantik kok :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cantik di foto aja itu Mbak, aslinya hancur ehehe

      Delete
  4. Wah serunyaaa... Semoga menang :)

    ReplyDelete
  5. Bulan depan anakku sweeet seventeen. Bingung mau dirayain gimana krn anaknya sangat praktis & sederhana, sementara aku penginnya yg benar2 meninggalkan kesan smp dia tua sekalipun.

    ReplyDelete
  6. Sini mbak kejakarta, kita rayakan ulang tahun nya di Shelter busway kayak nya seru hahaha

    ReplyDelete
  7. sederhana namun berkesan ya mbakk
    yummy itu kuenya, ga perlu dikunyah, mbak
    hhheee

    ReplyDelete
  8. ((Sebelum jadi blogger namanya tania kitty)) asikk jadi rebranding setelah jd blogger ya mbak. Keren ih, pasti jadi hadiah spesial ya :')

    ReplyDelete
  9. Mengesankan sekali peristiwa ulang tahunnnya, salah satunya karena tempatnya yang istimewa.

    ReplyDelete
  10. Baru tahu kalau Mbak Tarry dulu TKW.
    Justru karena tempatnya di jembatan penyebarangan jadi terasa spesial ya, Mbak. Dan terutama merayakannya dengan orang-orang terdekat :)

    ReplyDelete
  11. Baru tahu kalau Mbak Tarry dulu TKW.
    Justru karena tempatnya di jembatan penyebarangan jadi terasa spesial ya, Mbak. Dan terutama merayakannya dengan orang-orang terdekat :)

    ReplyDelete
  12. keren cerita nya sampai terharu. Ikut merasakan bahwa teman sejati dapat membuat kita berarti

    ReplyDelete

Terima kasih atas kunjungannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...